Pemeriksaan Salmonella typhi

Demam tifoid adalah infeksi bakteri yang disebabkan oleh Salmonella typhi, demam tifoid juga dikenal sebagai tifus abdominalis dan dapat menjadi penyakit serius, bahkan mengancam nyawa jika tidak ditangani dengan cepat.

Penularan demam tifoid melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi oleh tinja atau urine orang yang terinfeksi Salmonella typhi, kebersihan yang buruk, terutama setelah buang air besar dan pengelolaan makanan yang tidak higienis

Gejala demam tifoid muncul 1 minggu s/d 3 minggu setelah paparan bakteri dan dapat bervariasi, seperti:

  • Demam tinggi yang berlangsung secara terus-menerus
  • Sakit kepala
  • Nyeri otot dan sendi
  • Kelelahan ekstrem
  • Sakit perut
  • Kehilangan nafsu makan
  • Sembelit atau diare (tergantung usia pasien)

Bintik merah pada kulit (ruam rose spots) pada sebagian pasien

Jenis pemeriksaanlaboratorium untuk demam tifoid:

  1. Kultur (darah, urin, atau tinja)
  2. Tes serologi

Tes molekuler (PCR-Polymerase Chain Reaction)

Salmonella typhi

MaksudDeteksi Salmonella typhi dalam darah dengan metode PCR
TujuanDiagnosis demam Tiphoid
SampleDarah EDTA 3 ml
Stabilitas sampelSuhu 2°C-8°C C selama 3 hari
TransportDalam keadaan dingin (4°C)
Waktu PenerimaanSenin – Jumat : 08.00 – 17.00 WIB, Sabtu : 08.00 – 15.00 WIB
Hari KerjaSetiap hari pukul 09.00 WIB
Waktu SelesaiSetiap hari pukul 17.00 WIB