Pemeriksaan BCR ABL1

BCR-ABL1 adalah suatu gen chimera (gabungan) yang terbentuk akibat perubahan (translokasi) kromosom yang disebut sebagai kromosom Philadelphia. Translokasi ini terjadi ketika bagian dari kromosom 9 (gen ABL) dipindahkan ke kromosom 22 (gen BCR), sehingga menghasilkan gen BCR-ABL. Gen ini mengkode protein BCR-ABL1 yang sangat aktif dan menyebabkan sel-sel kanker tumbuh secara tidak terkendali. Translokasi Philadelphia ini sering terkait dengan leukemia mieloid kronis (CML), meskipun bisa juga ditemukan pada beberapa jenis leukemia lainnya. Protein BCR-ABL1 berperan penting dalam pengembangan kanker karena dapat merangsang pertumbuhan sel kanker dan menghambat kematian sel yang normal.

Sekitar 95% kasus Leukemia Mieloid Kronis (CML) memiliki gen BCR-ABL1 sebagai penanda utama. Pada CML, gen BCR-ABL1 menghasilkan protein yang terus-menerus mengaktifkan sinyal untuk pertumbuhan sel, menyebabkan produksi sel darah putih yang tidak normal dan berlebihan. BCR-ABL1 juga bisa ditemukan pada beberapa kasus Leukemia Limfoblastik Akut (ALL) meskipun lebih jarang dibandingkan pada CML.

BCR-ABL1 adalah penanda genetik yang sangat penting dalam diagnosis dan pemantauan pengobatan CML dan jenis leukemia lainnya. Tes untuk mendeteksi BCR-ABL1 membantu dokter dalam menentukan diagnosis yang akurat dan merencanakan pengobatan yang paling tepat

Jenis pemeriksaan laboratorium untuk BCRABL

  1. Tes molekuler (PCR-Polymerase Chain Reaction)
  2. Tes FISH (Fluorescence In Situ Hybridization)
  3. Tes Kromosom (Karyotyping)

PCR BCR ABL1

Kualitatif

MaksudMenentukan deteksi kualitatif translokasi mRNA transkrip kromosom BCR-ABL1 dengan metode Real-Time PCR
TujuanUntuk diagnosis Chronic Myelogenus Leukimia dalam sampel pasien
SampleDarah EDTA 5 mL
Stabilitas sampelSampel dapat disimpan pada suhu 2°-8°C selama 3 hari dan pada suhu kamar selama 1 hari
TransportDalam keadaan dingin (40 C)
Waktu PenerimaanSenin – Jumat : 08.00 – 17.00 WIB, Sabtu : 08.00 – 15.00 WIB
Hari KerjaSetiap hari pukul 09.00 WIB
Waktu Selesai2x24 jam

PCR BCR ABL1

Kuantitatif

MaksudMenentukan deteksi kuantitatif translokasi mRNA transkrip kromosom BCR-ABL1 dengan metode Real-Time PCR
TujuanUntuk diagnosis Chronic Myelogenus Leukimia dalam sampel pasien
SampleDarah EDTA 10 mL
Stabilitas sampelSampel dapat disimpan pada suhu 2°-8°C selama 3 hari dan pada suhu kamar selama 1 hari
TransportDalam keadaan dingin (40 C)
Waktu PenerimaanSenin – Jumat : 08.00 – 17.00 WIB, Sabtu : 08.00 – 15.00 WIB
Hari KerjaSetiap hari pukul 09.00 WIB
Waktu SelesaiSetiap hari pukul 17:00 WIB