Herpes Zoster Virus (HZV)

Herpes Zoster Virus (HZV), juga dikenal sebagai virus Varicella zoster (VZV), adalah virus yang menyebabkan dua kondisi utama yaitu varicella (cacar air) dan herpes zoster (shingles). HZV adalah anggota dari keluarga Herpesviridae, yang juga mencakup virus herpes simpleks.

Penularan HZV :

  1. Cacar Air (Varicella)

HZV pertama kali menginfeksi seseorang melalui kontak langsung dengan cairan dari lepuh cacar air atau melalui droplet udara saat seseorang dengan cacar air batuk atau bersin. Setelah infeksi awal, virus ini tinggal di dalam sistem saraf dan dapat tetap tidak aktif (laten) selama bertahun-tahun.

  1. Herpes Zoster (Shingles)

Herpes zoster terjadi ketika virus yang sebelumnya menyebabkan cacar air aktif kembali setelah periode laten. Ini dapat dipicu oleh berbagai faktor, termasuk stres, kelelahan, atau penurunan sistem kekebalan tubuh (misalnya, akibat penyakit atau pengobatan).

Gejala herpes zoster biasanya muncul sebagai:

  • Rasa sakit : Sering kali dimulai sebagai nyeri, sensasi terbakar, atau kesemutan di area tertentu dari tubuh, biasanya di satu sisi.
  • Ruam: Setelah beberapa hari, ruam merah muncul dan berkembang menjadi lepuh berisi cairan.
  • Gejala Sistemik : Beberapa orang mungkin mengalami gejala seperti demam, kelelahan, atau sakit kepala.

Jenis pemeriksaanlaboratorium untuk HZV :

  1. Tes molekuler (PCR-Polymerase Chain Reaction)
  2. Tes Serologi
  3. Kultur Virus

Herpes Zoster Virus

(HZV)

MaksudDeteksi Herpes Zoster dengan metode PCR
TujuanDiagnosis Herpes Zoster
Sample1 mL sampel serum, plasma EDTA, LCS, swab lesi
Stabilitas sampelSampel disimpan pada suhu -20°C max 2 minggu dan pada suhu -80°C untuk waktu tak terbatas
TransportDalam Keadaan dingin (4°C)
Waktu PenerimaanSenin – Jumat : 08.00 – 17.00 WIB, Sabtu : 08.00 – 15.00 WIB
Hari KerjaSetiap hari pukul 09.00 WIB
Waktu SelesaiSetiap hari pukul 17.00 WIB