Pemeriksaan Tubeculosis (PCR TB)

Tuberkulosis (TB) adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Bakteri ini masuk ke dalam kelompok Mycobacterium dan ditandai dengan dinding selnya yang tebal, yang membuatnya tahan terhadap banyak antibiotik biasa.
Bakteri ini biasanya menyerang paru-paru, namun tidak jarang pula bakteri dapat memengaruhi bagian tubuh lainnya. Bakteri Mycobacterium tuberculosis yang menyerang organ tubuh selain paru-paru (misalnya ginjal, tulang, sendi, kelenjar getah bening, atau selaput otak) dinamakan dengan tuberkulosis ekstra paru. Apabila Tuberkulosis (TB) tidak ditangani dengan baik, dapat berakibat masalah kesehatan yang fatal. Tuberkulosis (TB) merupakan masalah kesehatan global dan memerlukan pengobatan jangka panjang dengan beberapa jenis antibiotik khusus untuk membunuh bakteri sepenuhnya dan mencegah resistensi.

Penularan TBC terjadi melalui udara (airborne), ketika seseorang yang terinfeksi TB aktif batuk, bersin, atau berbicara, dan orang lain menghirup bakteri tersebut. Setelah masuk ke dalam tubuh, Mycobacterium tuberculosis dapat berada dalam keadaan tidak aktif (laten) atau aktif. Infeksi laten berarti bakteri ada di dalam tubuh tetapi tidak menyebabkan gejala dan tidak menular, sementara infeksi aktif menunjukkan gejala dan dapat menular ke orang lain.
Gejala umum TB aktif mencakup:
- Batuk yang berlangsung lebih dari tiga minggu
- Nyeri dada
- Batuk berdarah atau lendir
- Kelelahan dan lemah
- Penurunan berat badan
- Nafsu makan berkurang
- Demam dan
- Keringat malam
Je
nis pemeriksaan laboratorium untuk tuberkulosis (TB) :
- Tes Kulit Tuberkulin (Mantoux)
- Tes Darah (Interferon-Gamma Release Assays atau IGRA)
- Rontgen Dada (X-ray)
- Tes Dahak (Sputum Mikroskopi dan Kultur Dahak)
- Tes molekuler (PCR-Polymerase Chain Reaction)
- Biopsi atau Tes Cairan Tubuh Lainnya
Pemeriksaan PCR untuk tuberkulosis (TB) adalah metode diagnostik molekuler yang digunakan untuk mendeteksi keberadaan DNA dari bakteri Mycobacterium tuberculosis (penyebab TB) dalam sampel pasien, seperti dahak, darah, atau cairan tubuh lainnya
