Pemeriksaan Hepatitis B Virus (HBV)

Hepatitis B virus (HBV) adalah virus yang menyebabkan infeksi hepatitis B, yang memengaruhi hati dan dapat menyebabkan komplikasi serius, termasuk sirosis (pengerasan hati), gagal hati, dan kanker hati. Hepatitis B adalah infeksi yang sangat menular, terutama menular melalui kontak dengan darah atau cairan tubuh orang yang terinfeksi.

Pemeriksaan hepatitis B dilakukan untuk mengetahui status infeksi seseorang. Tes ini penting karena hepatitis B dapat berlanjut menjadi infeksi kronis yang dapat menyebabkan komplikasi serius seperti sirosis dan kanker hati.

Hepatitis B dapat dicegah dengan vaksinasi dan tindakan pencegahan yang tepat. Mendeteksi dini dan memantau kondisi hati penting untuk mencegah perkembangan penyakit kronis dan komplikasi serius lainnya

Penularan hepatitis B melalui:

  1. Kontak dengan darah yang terinfeksi, melalui penggunaan jarum suntik yang tidak steril, transfusi darah yang tidak aman, atau luka terbuka.
  2. Hubungan seksual yang tidak aman, melalui kontak seksual dengan pasangan yang terinfeksi.
  3. Dari ibu ke bayi saat persalinan, ibu yang terinfeksi dapat menularkan virus ke bayi saat melahirkan.
  4. Berbagi barang pribadi, seperti alat cukur atau sikat gigi yang mungkin tercemar darah.

Gejala Hepatitis muncul pada 1 s/d 4 bulan setelah paparan dan dapat meliputi:

  • Kelelahan
  • Nyeri perut, terutama di sisi kanan atas
  • Hilang nafsu makan
  • Mual dan muntah
  • Urine berwarna gelap
  • Kulit dan mata menguning (jaundice)

Jenis pemeriksaan laboratorium untuk hepatitis B :

  1. Tes imunoserologi (HBsAg, HBsAb, HBcAb)
  2. Tes molekuler (PCR-Polymerase Chain Reaction)
  3. Tes Fungsi Hati (SGOT dan SGPT)

PCR HBV Kualitatif

MaksudDeteksi HBV-DNA dalam darah dengan metode Real Time PCR
TujuanManagement infeksi oleh Hepatitis B
SamplePlasma EDTA 1 ml, serum segar 1 ml (dipisahkan dalam waktu < 1 jam setelah pengambilan darah)
Stabilitas sampelSampel dapat disimpan pada suhu -20° max 2 minggu dan pada suhu -80°C untuk waktu tak terbatas
TransportDalam keadaan dingin (4°C)
Waktu PenerimaanSenin – Jumat : 08.00 – 17.00 WIB, Sabtu : 08.00 – 15.00 WIB
Hari KerjaSetiap hari pukul 09.00 WIB
Waktu SelesaiSetiap hari pukul 17.00 WIB

PCR HBV Kuantitatif

MaksudMenghitung jumlah HBV-DNA dalam darah dengan metode Real Time PCR (Viral load)
TujuanMonitor terapi infeksi oleh virus Hepatitis B
Sensitifitas6 IU/mL
SamplePlasma EDTA 1.5 ml, serum segar 1.5 ml (dipisahkan dalam waktu < 1 jam setelah pengambilan darah)
Plasma heparin, serum pasca transfusi dan pasca hemodiasa 3 hari tidak dapat digunakan untuk pemeriksaan )
Stabilitas sampelSampel dapat disimpan pada suhu -20° max 2 minggu dan pada suhu -80°C untuk waktu tak terbatas
TransportDalam keadaan dingin (4°C)
Waktu PenerimaanSenin – Jumat : 08.00 – 17.00 WIB, Sabtu : 08.00 – 15.00 WIB
Hari KerjaSetiap hari pukul 09.00 WIB
Waktu SelesaiSetiap hari pukul 17.00 WIB

HBV Genotipe

MaksudKlasifikasi HBV ke dalam type dengan metode PCR
TujuanDiagnosis, prognosis dan therapy
SamplePlasma EDTA 1 ml, serum segar 1 ml (dipisahkan dalam waktu < 1 jam setelah pengambilan darah)
Stabilitas sampelSampel dapat disimpan pada suhu -20° max 2 minggu dan pada suhu -80°C untuk waktu tak terbatas
Syarat PemeriksaanHasil HBV Kuantitatif minimal 43IU/mL
TransportDalam keadaan dingin (4°C)
Waktu PenerimaanSenin – Jumat : 08.00 – 17.00 WIB, Sabtu : 08.00 – 15.00 WIB
Hari KerjaSetiap hari pukul 09.00 WIB
Waktu Selesai2x24 Jam